Tampilkan postingan dengan label Fenomena Alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fenomena Alam. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 April 2011

Keindahan Kepulauan Aleutian yang Mempunyai Tujuh Gunung









Satu pulau kecil di Kepulauan Aleutian, wilayah Amerika Serikat, memiliki keunikan karena merupakan titik paling timur sekaligus paling barat di Amerika Serikat. Tak hanya itu, pulau tersebut unik karena punya tujuh gunung, sesuai arti namanya, Semisopochnoi.


Bukan sembarangan jika pulau itu dinamai demikian. Sebab, pulau ini memang memiliki tujuh gunung. Puncak gunung tersebut adalah Cerberus, Sugarloaf, Lakeshore Cone, Anvil, Pochnoi, Ragged Top, dan Three-quarter Cone.

Wilayah tertinggi di pulau tersebut adalah Anvil yang memiliki tinggi 1.221 meter. Gunung Api Cerberus setinggi 774 meter dan wilayah vulkaniknya tumbuh dari dasar laut.



Aktivitas vulkanik yang paling terdokumentasikan adalah Cerberus. Erupsi besar gunung tersebut terjadi terakhir pada tahun 1873. Sementara itu, erupsi terakhir yang terjadi di pulau ini adalah erupsi Sugarloaf, tahun 1987.

Berjarak 2.050 kilometer dari wilayah Anchorage, Alaska, pulau ini tidak memiliki mamalia darat asli. Semisopochnoi sangat penting perannya sebagai tempat bersarang alami bagi burung-burung di wilayah Pasifik Utara.

Populasi burung di wilayah ini pernah terancam karena introduksi rubah arktik sejak abad ke-19 untuk dimanfaatkan bulunya. Pada tahun 1997, dua rubah arktik terakhir telah dipindahkan agar burung mendapat tempat lebih aman.

Sebagai bagian dari Alaska Maritime National Wildlife Refuge (AMNWR), pulau ini sekarang mendukung penyelamatan lebih dari seribu burung, terutama burung auklet.

sumber :http://www.morzing.com/konten/350/keindahan-kepulauan-aleutian-yang-mempunyai-tujuh-gunung.html

Selasa, 05 April 2011

Inilah yang Menyebabkan Hujan Memiliki Aroma Khas

Kadang-kadang, orang bisa merasakan wewangian, seperti wangi rumput segar yang baru dipotong, setelah hujan. Apa yang menyebabkan aroma wangi setelah hujan?

Ada beberapa hal yang bisa menyebabakan aroma hujan. Hal yang umum adalah uap minyak yang dikeluarkan oleh tanaman, bakteri, dan bahan kimia.



Bakteri yang menyebabkan aroma hujan adalah Actinomycetes, sebuah bakteri berserabut yang hidup di tanah yang lembap dan hangat dan dapat dijumpai di berbagai negara di seluruh dunia. Ketika tanah mengering, bakteri menghasilkan spora.

Ketika hujan, air yang menetes ke tanah membuat spora itu terangkat ke udara dan terhirup oleh manusia. Karena spora itu memiliki wangi yang khas, manusia yang menghirupnya pun merasakan aroma. Aroma yang dihasilkan bakteri ini akan sangat terasa ketika hujan diikuti oleh kondisi terik.



Bakteri Actinomycetes

Aroma yang serupa dihasilkan oleh uap minyak yang dikeluarkan tanaman. Minyak dari tanaman itu menempel di tanah dan batu. Air hujan bereaksi dengan minyak tersebut sehingga terbawa ke udara dalam bentuk gas dan tercium oleh manusia.

Aroma khas hujan seperti ini sering dikemas dalam botol atau kaleng dan dijual sebagai pewangi ruangan.

Aroma hujan tidak selalu enak. Aroma hujan yang diakibatkan oleh asam di atmosfer menghasilkan wangi yang tidak enak. Bahan kimia hasil polusi udara yang ada di atmosfer bisa membuat hujan bersifat asam.



Ketika hujan ini bereaksi dengan bahan organik atau bahan kimia lain di tanah, muncullah aroma. Reaksi dengan bensin bisa membuat aroma lebih kuat. Hujan seperti ini sering terjadi di daerah berpolusi tinggi.

Tiga materi itulah yang paling umum. Masih ada lagi penyebab-penyebab lainnya yang membuat pengalaman orang berbeda-beda dalam membaui hujan.




sumber :http://zonapencarian.blogspot.com/2011/01/kenapa-hujan-beraroma.html

Rabu, 30 Maret 2011

Jalan Setapak tertinggi dan Paling ngeri di dunia

jalan Setap tersebut ada di negeri tirai bambu Cina. Tepatnya di Xian (pegunungan Huashan). Bisa ditemui di katalog-katalog wisata Cina sebagai lokasi hiking untuk gambarnya bisa dilihta disini 







Rabu, 23 Maret 2011

Segitiga Bermuda_nya indonesia

Dua kecelakaan lalulintas pada awal tahun 2007 sangat memperihatinkan. Yang pertama kecelakaan lalulintas laut yang menimpa kapal laut Senopati Nusantara, yang kedua kecelakaan Pesawat Adam Air. Keduanya diduga terjadi pada waktu yang berdekatan di kawasan yang sama berdekatan juga di laut Utara Jawa, dan yang satu di seputar Masalembo.

[Image: masalembo-triangle.gif]

Duapuluh enam tahun yang lalu KM Tampomas II terbakar di laut dan karam pada tanggal 27 Januari 1981. Ah kenapa pada bulan-bulan yang sama ya ? memang bulan-bulan ini merupakan bulan-bulan puncak perubahan musim seantero Indonesia yang kepulauannya berada di sekitar katulistiwa.

Tetapi kenapa kejadian kecelakaan ini di lokasi yang kira-kira sama ?
Ah jangan-jangan barangkali mungkin saja …

Pulau Masalembo sebenarnya sebuah pulau kecil yang berada di ujung Paparan Sunda (hayo masih ingat Paparan Sunda dan Paparan Sahul nggak ?, ini pelajaran SD dulu kan ?). Pulau-pulau kecil ini berada di daerah “pertigaan” laut yaitu laut jawa yang berarah barat timur dan selat Makassar yang memotong berarah utara-selatan.

Pola kedalaman laut di Segitiga Masalembo ini sangat jelas menunjukkan bentuk segitiga yang nyaris sempurna berupa segitiga sama sisi. Lihat gambar dibawah.



Pada peta kedalaman laut atau peta bathymetri diatas dapat dilihat adanya bentuk kepulauan yang berbentuk segitiga. Tinggian yang terdiri beberapa pulau-pulau ini saya sebut sebagai “SEGITIGA MASALEMBO” atau “THE MASALEMBO TRIANGLE“.
Nah, ada apa saja di daerah seputaran Segitiga Masalembo ini. Coba kita buka-buka dikit-dikit ya. Tapi jangan mengharap banyak dari sisi mistisnya, akan lebih banyak saya urai sisi kebumian dan kelautannya saja 


[Image: world-triangle.gif]


Pertemuan ARLINDO (Arus Laut Indonesia)

Indonesian Throughflow (ARLINDO), indicate the relationship between the relationship between ARLINDO and El-Nino Southern Oscillation (ENSO) (Source, Gordon, A., 1998)

[Image: arlindo.gif]

Di atas ini digambarkan arus laut di Indonesia, terutama Indonesia Timur. Coba perhatikan arus yang melewati Segitiga Masalembo ini. Pada bagian atas (garis hijau) menunjukkan air laut mengalir dari barat memanjang di Laut Jawa, berupa monsoonal stream atau arus musiman. Arus ini sangat dipengaruhi oleh cuaca dan musim. Sedangkan dari Selat Makassar ada arus lain dari utara yang merupakan thermoklin, atau aliran air laut akibat perbedaan suhu lautan. Kedua arus ini bertemu di sekitar Segitiga Masalembo.

Yah, tentusaja arus ini akan sangat mempengaruhi pelayaran laut disini. Arus musiman ini sangat dipengaruhi juga oleh suhu air laut akibat pemanasan matahari tentusaja. Kalau anda masih inget bahwa lintasan matahari itu bergerak bergeser ke-utara-selatan dengan siklus tahunan. Itulah sebabnya pada bulan-bulan Januari yang merupakan saat perubahan arus musiman (monsoon).

Apa menariknya dari ARLINDO ini ? Arus ini membawa air laut dingin dari Samodra Pasifik ke Samodera Indonesia diduga dengan debit hingga 15 juta meterkubik perdetik !!! Dan hampir keseluruhannya melalui Selat Makassar !

Tentunya aliran air sebesar ini bukan sekedar aliran air saja. Banyak aspek lain yang ikut mengalir dengan aliran air sebanyak itu, misalnya akan terdapat pula aliran ikan-ikan laut, aliran sedimen laut, juga aliran temperatur air. Apa saja efek aliran ini dengan proses kelautannya sendiri ? Wah tentunya banyak sekali

Kalau digambarkan secara mudah barangkali profil selat makassar dapat dilihat seperti dibawah ini.


[Image: labani-channel.png]


Pada profil dasar selat Makassar diatas terlihat batuan kalimantan dan batuan sulawesi berbeda, kalau masih ingat yang aku tulis tentang pembentukan Patahan-patahan di Jawa di tulisan sebelumnya disini, maka tentunya mudah dimengerti. Hal ini disebabkan karena adanya perbedaan mencolok antara Indonesia barat dengan Indonesia Timur, seperti yg ditulis disini sebelumnya. Kalimantan merupakan bagian dari Paparan Sunda (Indonesia Barat) sedang Sulawesi merupakan bagian dari Indonesia Timur. Nah garis yang membaginya dulu diketemukan oleh Wallace disebut sebagai Garis Wallace (Wallace Line). Garis Wallace ini sebenernya hasil penelitian satwa Indonesia Barat-Timur, namun sebenarnya ada juga implikasi atau manifestasi dari aspek geologis (batuan penyusunnya).

Dari Batuannya kita tahu bahwa dibawah selat makasar ini terdapat tempat yang sangat kompleks geologinya, diatasnya terdapat selat Makassar yang juga memilki karakter khusus di dunia ini dimana mengalirkan air yang sangat besar.

Apa yang terlihat lagi ? Ya tentunya ada aspek meteorologis yang memisahkan antara daerah diatas air dengan daerah diatas daratan yaitu awan. Awan merupakan fenomena khusus yang paling banyak dijumpai diatas daratan. Itulas sebabnya kalau sedang di tengah laut coba tengok ke atas, carilah awan. Awan yang berarak akan lebih banya terdapat di daratan ketimbang di atas lautan seperti gambaran diatas.


[Image: angin.gif]


Apa lagi selain awan ?
Angin, ya angin juga akan berhembus karena perbedaan tekanan udara panas. Pada malam hari saat bertiupnya angin darat, para nelayan pergi menangkap ikan di laut. Sebaliknya pada siang hari saat bertiupnya angin laut, para nelayan.

Perubahan angin darat laut karena suhu ini berubah dalam siklus harian, namun tentunya ada juga siklus tahunannya atau disebut siklus monsoon. Looh Monsoon, kok sepertinya juga ada monsoonal stream yang ada di Arlindo digambar atas. Ya, memang itulah siklus-siklus arus angin, siklus air itu bertemu bercampur di segitiga Masalembo ini. Runyem kan ?

Seringkali daerah Segitiga Bermuda dihubungkan dengan kondisi magnetisme. Adakah peta magnetik daerah Segitiga Masalembo ini ?

Kalau dibandingkan dengan Segitiga Bermuda, lokasi Segitiga Masalembo juga tidak menunjukkan keanehannya. Sepertinya keangkeran segitiga Masalembo ini lebih ditentukan oleh faktor gangguan alamiah yang bukan mistis. Yang mungkin paling dominan adalah faktor meteorologis termasuk didalamnya faktor cuaca, termasuk didalamnya angin, hujan, awan, kelembaban air dan suhu udara yang mungkin memang merupakan manifestasi dari konfigurasi batuan serta kondisi geologi, oceaografi serta geografi yang sangat unik.

Kalau memang Masalembo Triangle ini banyak menimbulkan masalah transportasi (lalulintas), tentunya perlu rambu-rambu lalulintas laut yang lebih canggih ditempatkan di lokasi ini. Tetapi bukan berarti zona terlarang masa sih kita tidak boleh melewatinya sepanjang masa. Misalnya mercusuar khusus, penempatan radar pemantau. Juga yang tak kalah penting penelitian saintifik tentang perilaku arus air laut, serta cuaca di daerah ini.




Sumber

Hutan Tenggelam yg Luar Biasa

Hutan tenggelam/terendam diakibatkan karena adanya proses kenaikan permukaan air laut. Pohon-pohon tersebut perlahan-lahan membusuk dan mati, tetapi bila dilihat maka ada unsur keindahannya. Berikut diantaranya :

1.Lake Kaindy, Kazakhstan



[Image: lake_kaindy_02.jpg]

2.Danau Bezid, Rumania


[Image: danau_bezid.jpg][Image: danau_bezid_02.jpg]

3.Danau periyar, India


[Image: danau_periyar.jpg][Image: danau_periyar_02.jpg]

4.Waduk Udawalawe, Sri langka


[Image: udawalawe.jpg][Image: udawalawe_02.jpg]

5.Danau voltha, Ghana


[Image: danau_voltha.jpg][Image: danau_voltha_02.jpg]
.6.Danau caddo, Texas


[Image: danau_caddo.jpg][Image: danau_caddo_02.jpg]

7.Kampong Pluk, Kamboja

[Image: kampong_pluk.jpg]

5 Sungai Paling Berbahaya Di Dunia

1. Sungai Amazon:daftar pertama dari atas adalah Sungai Amazon. Sungai Amazon yang terletak di Amerika Selatan adalah yang terbesar dan paling berbahaya di dunia sungai karena panjang, lebar dan volume tipis. Bertanggung jawab atas sekitar 20% dari sungai di dunia mengalir ke lautan. Karena dimensi yang luas, kadang-kadang disebut Sungai Laut. Hal ini sangat besar sehingga tidak ada dua titik yang dapat dilewati oleh sebuah jembatan. Hal ini lebih dari 150 meter. Selama musim banjir, Amazon melebar untuk menutup bank-bank dan pulau-pulau di tengah sungai. Sungai Amazon dikenal karena gelombang pasang tinggi juga.

[Image: amazon-river.jpg]


2. Sungai Kongo: The Sungai Kongo, sebelumnya dikenal sebagai Sungai Zaire, adalah di Afrika Tengah Barat. Ini adalah Afrika yang paling kuat kedua sungai dan sungai yang paling produktif di dunia. Ini adalah sekitar 2992 mil panjang. Sungai adalah salah satu di antara yang berbahaya karena masih itu dimulai dengan damai; itu mengambil kecepatan dan menjadi bergolak sampai masuk ke "Gerbang Neraka", sebuah lembah panjang 75 mil dari jeram berbahaya. Ada sekitar 32 katarak, memiliki kekuatan sebanyak seperti semua sungai dan jatuh di Amerika Serikat. Di Upper Kongo, sungai Stanley berakhir dengan air terjun, 60 mil menarik keluar dari jeram. 

[Image: congo-river.jpg]


3. Sungai Orinoco: The Orinoco River adalah sungai terpanjang ketiga di Amerika Selatan dan berjarak sekitar 1330 mil panjang dan mengalir melalui Columbia dan Venezuela. Besar hutan tropis menutupi bagian barat daya dan bagian besar masih hampir tidak dapat diakses. Lebih dari 200 sungai sungai sungai besar ini. Dimulai pada Chalbaud Delgado Mountain dan sebagai sungai melewati daerah hutan dan air terjun memperlambat. Navigasi pada bagian ini adalah melalui bawah tanah dangkal atau kano. Lebih jauh di atas, air terjun menjadi deras dan sangat sulit untuk bernavigasi. Itu mengalir ke Samudera Atlantik. Sering posting ancaman bagi orang-orang yang tinggal dekat dengan sungai karena yang pesisir upwelling sepanjang tahun.

[Image: Orinoco-River.jpg]


4.Sungai Yangtze: Sungai Yangtze adalah sungai terbesar dan terpanjang di Asia dan juga Cina. Ini adalah sekitar 3.964 mil panjang dan akhirnya bermuara di Laut Cina Timur. Dengan banyak curah hujan sepanjang tahun, ia juga disebut Golden sungai. Sungai telah jurang di sepanjang jalan yang dikenal karena berbahaya dengan air yang bergerak cepat juga banyak beting. Pada beberapa titik terdapat menipu pusaran air dan air yang sangat bergolak. Sungai ini juga dikenal dengan banjir dan bendungan yang telah dibangun telah terbukti tidak ada gunanya. Gelombang pasang Sungai Yangtze jauh lebih kuat dan karenanya banjir. Itu selalu menjadi sumber listrik kuat. 

[Image: Yangtze-River.jpg]


5.Sungai Brahmaputra: Para Sungai Brahmaputra mempunyai asal di Barat Selatan Tibet dan mengalir melalui Tibet, Cina, India dan Bangladesh. Ini adalah sekitar 1800 mil panjang. Hal ini dikenal dengan banjir ketika salju di pegunungan Himalaya mencair dan juga karena pasang surut telanjang. Hal ini lebih berbahaya dan lebih kuat. 

[Image: Brahmaputra-River.jpg]

Minggu, 20 Maret 2011

9 Fakta Jagad Raya Yang Menakjubkan

1. Venus, Sang Dewi Cinta, adalah planet yang paling terang di tata surya kita.
[Image: venus.jpg]
2. Meskipun berukuran dan mempunyai gaya gravitasi yang sama dengan Planet Bumi, Atmosfer Venus penuh dengan asam sulfur yang mematikan.
[Image: 071128-venus-lightning-02.jpg]
3. Tertutupi oleh lapisan tipis batu-batuan, Merkurius adalah sebuah bola besar yang terbuat dari besi dan mempunyai gaya tarik yang kuat untuk planet seukurannya.
[Image: Reprocessed_Mariner_10_image_of_Mercury.jpg]
4. Magnet yang paling kuat di jagad raya adalah Magnetar, suatu bintang neutron yang langka. Sampai saat ini baru ditemukan 10 penemuan Magnetar.
[Image: 050218_burst_space_02.jpg]
5. Matahari kita sangat jauh jaraknya sehingga jika bahan bakarnya telah habis, kita tidak akan menyadarinya sampai 8 menit kemudian.
6. Planet Merah, Mars, tidak mempunyai lapisan ozon dan tidak memiliki pelindung apapun terhadap sinar ultra violet. Hal ini membuatnya tidak dapat ditinggali oleh manusia.
[Image: mars1.gif]
7. Dengan meneliti meteorit-meteorit yang ditemukan di Bumi, kita dapat mengetahui bahwa umur Planet Bumi adalah 4,6 juta tahun.
[Image: fukang_meteorite_1-thumb-450x480.jpg]

8. Planet Jupiter berputar pada porosnya (berotasi) dengan kecepatan yang menakjubkan sehingga menimbulkan angin dengan kecepatan ratusan mil per jam di atmosfernya. Kayak gasing gan !!! (bumi kita kan berotasi 24 jam jadi siang 12 jam malam 12 jam, kalau jupiter siang malamnya gimana tuh?)
[Image: 600px-Jupiter.jpg]
9.Planet Saturnus adalah sebuah bola raksasa yang terbuat dari gas, sehingga planet ini dapat mengapung di atas air.
[Image: 800px-Saturn_from_Cassini_Orbiter_%282004-10-06%29.jpg]

Sabtu, 19 Maret 2011

MALAM INI JARAK BUMI DAN BULAN PALING DEKAT COBA LIHAT

undefined
Malam Ini Supermoon, Banjir Rob Mengancam
Malam ini Bumi dan Bulan sangat dekat. Jarak paling dekat selama 18 tahun.
Sabtu, 19 Maret 2011, 16:47 WIB

Malam ini, Sabtu 19 Maret 2011, sebuah fenomena antariksa menarik akan terjadi. Bulan akan berada dalam jarak terdekatnya dengan Bumi dalam kurun waktu 18 tahun. Bulan hanya akan berjarak 221.567 mil atau 356.578 kilometer.

Fenomena ini disebut sebagai lunar perigee atau 'supermoon'. Sejumlah kalangan mengaitkan fenomena ini dengan bencana alam seperti Gempa dan Tsunami di Jepang. Tapi Badan Antarika Amerika Serikat (NASA) sudah menekankan bahwa ini tak ada kaitannya dengan bencana, khususnya gempa 9,0 skala Richter dan tsunami yang meluluhlantakkan wilayah Jepang.

Meski demikian, bukan berarti supermoon tak ada kaitannya dengan Bumi. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim, Tanjung Perak Surabaya memperingatkan, munculnya supermoon bisa berakibat banjir rob di sejumlah daratan.

Supermoon berpengaruh pada pasang surut air laut, namun kondisi itu tidak menyebabkan tinggi gelombang di lautan.

Dari catatan BMKG Maritim Perak, ada beberapa kawasan di Surabaya yang mengalami pasang surut air laut akibat supermoon. Misalnya, kawasan Surabaya Timur, mulai Kenjeran, Gedangan Sidoarjo hingga Pasuruan ketinggian pasang air mencapai 110 hingga 130 cm diatas Mean Sea Level (MSL) atau diatas permukaan laut.

"Karena, posisi air laut pasang di saat jarak terdekat antara bulan dengan bumi itu mencapai ketinggian maksimum," kata Kasi Observasi dan Informasi BMKG Maritim Perak, M Effendi, Sabtu 19 Maret 2011.

Sementara, di empat kawasan di Surabaya dan Gresik ketinggian pasang air laut jauh lebih rendah dibanding kawasan Surabaya Timur. Data yang ada di BMKG Maritim Perak, kawasan Surabaya khususnya kawasan tengah, utara dan barat akibat ketinggian air pasang laut bisa menyebabkan banjir rob di ketinggian antara 90-100 cm MSL.

"Tapi, masyarakat tidak perlu cemas dan panik. Karena itu hal biasa dalam fenomena alam dan tidak ada pengaruhnya dengan cuaca. Air pasang maksimum ini terjadi di bulan Maret tahun ini," lanjut Effendi.

Terpisah, BMKG Juanda Surabaya memastikan tidak akan ada perubahan secara mendasar terhadap cuaca terkait munculnya fenomena supermoon. Ditegaskan, dampak alam yang timbul hanya kondisi pasang surut air laut.

"Yang pengaruh cuma pasang surut air laut," kata prakirawan BMKG Juanda, Ari Pulung.BMKG Juanda menambahkan, munculnya fenomena kedekatan jarak bulan dengan bumi itu tidak berpengaruh terhadap kondisi cuaca di Indonesia. Diperkirakan, dua hari kedepan kondisi cuaca cerah dan berawan. Intensitas hujannya ringan hingga sedang dan hujan diperkirakan berlangsung pada sore hingga malam hari.

Gempa Jepang Akibat Fenomena Supermoon?
Supermoon akan mencapai puncaknya pada tanggal 19 Maret 2011.

Gempa dan tsunami besar yang melanda Jepang, Jumat 11 Maret 2011 kemarin, disebut-sebut berhubungan dengan fenomena ‘supermoon’ atau ‘lunar perigee,’ yaitu fenomena mendekatnya bulan ke bumi yang sedang terjadi saat ini.

Isu supermoon akhir-akhir ini mengemuka di sejumlah media internasional. Sejumlah kalangan meyakini bahwa fenomena ini mengakibatkan bencana alam hebat seperti gempa bumi dan letusan gunung berapi. Gempa bumi 8,9 Skala Ritcher dan tsunami 13 kaki yang menghantam Jepang kemarin, seperti mengkonfirmasi teori supermoon ini.

Namun, hal itu dibantah oleh pakar gempa dari Pusat penelitian Geoteknologi LIPI, Danny Hilman Natawidjaja. Menurutnya, supermoon bukan penyebab utama terjadinya gempa bumi di Jepang. Danny menegaskan, kaitan antara supermoon dan bencana alam tidak memiliki dasar ilmiah.

“Masih banyak unsur mistiknya daripada ilmiahnya. Kita masih perlu melakukan peninjauan yang lebih ilmiah mengenai hal itu,” kata Danny ketika dihubungi VIVAnews, Sabtu 12 Maret 2011. 

Namun, Danny mengakui gejala supermoon memang bukan berarti harus diabaikan sama sekali. Hal itu masih cukup penting untuk diperhatikan, dalam artian kajian ilmiah lebih lanjut penting untuk dilakukan.

“Kita harus menggunakan penelitian ilmiah sebagai patokan. Jangan berpatokan pada mitos-mitos atau hal-hal yang sifatnya mungkin kebetulan,” ujarnya. 

Ia menekankan, imajinasi dan asumsi tidak berlaku dalam ilmu pengetahuan. Supermoon sendiri akan mencapai puncaknya pada tanggal 19 Maret 2011 mendatang. 

Saat itu, bulan akan berada dalam jarak terdekatnya dengan bumi dalam kurun waktu 18 tahun terakhir. Lantas, apakah akan terjadi bencana lebih besar pada tanggal 19 Maret yang jatuh pada hari Sabtu pekan depan? Danny mengingatkan, jangan berspekulasi dan berasumsi.


Asteroid Seukuran Rumah Lintasi Bumi
Astronom terus memonitor langit untuk menemukan objek yang berpotensi menabrak Bumi.
Kamis, 17 Maret 2011, 11:49 WIB

Sebuah asteroid dengan ukuran kurang lebih sebesar rumah melintasi Bumi pada 16 Maret 2011, pukul 21.49 GMT. Menurut NASA, asteroid itu melintas hanya satu hari setelah terdeteksi sedang bergerak mendekati planet Bumi.

Untungnya, asteroid kecil bernama 2011 EB74 itu hanya memiliki ukuran panjang sekitar 14 meter dan tidak berpotensi untuk menabrak Bumi. Sebab, ukuran asteroid itu membuatnya tidak akan mampu menembus atmosfir dan akan habis terbakar sebelum jatuh di permukaan Bumi.

Asteroid itu juga hanya melintas dengan jarak yang aman yakni sekitar 203 ribu mil atau 326.696 kilometer saat berada di posisi terdekatnya dengan Bumi. Sebagai gambaran, jarak rata-rata Bumi dengan bulan mencapai 238 ribu mil atau 382.900 kilometer.

Astronom menemukan asteroid ini saat menjalankan proyek Catalina Sky Survey, sebuah proyek yang digagas oleh University of Arizona untuk mencari objek tak dikenal yang berada di dekat Bumi seperti asteroid dan komet.

“Dengan ukuran hanya 14 meter, 2011 EB74 tidak masuk dalam kategori asteroid berbahaya,” kata juru bicara Asteroid Watch, seperti dikutip dari Space, Kamis 17 Maret 2011. “Asteroid ini juga sulit dilihat oleh pengamat kecuali jika mereka merupakan astronom dan memiliki peralatan pemantau yang tepat.”

Temuan terakhir asteroid yang melintasi Bumi melengkapi temuan-temuan sebelumnya, di mana sebongkah batu luar angkasa nyaris bersinggungan dengan Bumi. Seperti diketahui, 14 Februari lalu, sebuah asteroid berukuran sebesar mobil “menyerempet” planet Bumi.

Sebelumnya, sebuah batu kecil memecahkan rekor sebagai objek luar angkasa yang melintas paling dekat dengan Bumi tanpa masuk ke atmosfir. Ia melintas pada jarak hanya 3.400 mil atau 5.471 kilometer dari Bumi pada 4 Februari lalu.

Rekor jumlah asteroid terbanyak yang melintas dalam waktu yang berdekatan adalah pada 29 Januari 2011. Pada malam itu, mendadak ada 19 asteroid melintas dekat planet Bumi.

Saat ini, astronom NASA dan ilmuwan lain secara rutin memonitor langit untuk menemukan asteroid atau komet lain yang bergerak melintas atau berpotensi menabrak Bumi.


Supermoon 19 Maret Picu Bencana Besar?
Pada 19 Maret 2011 bulan berada dalam jarak terdekatnya dengan bumi, dalam waktu 18 tahun.

Sabtu pekan depan, 19 Maret 2011, bulan akan berada dalam jarak terdekatnya dengan bumi dalam kurun waktu 18 tahun terakhir--hanya sekitar 221.567 mil atau 356.578 kilometer. Fenomena mendekatnya bulan ke bumi itu disebut 'lunar perigee'. Tapi ada juga astrolog yang menyebutnya 'supermoon'.

Di sejumlah media terkemuka internasional, isu supermoon kini mengemuka. Apalagi, fenomena itu dikait-kaitkan dengan ancaman sejumlah bencana seperti gelombang pasang, letusan gunung berapi, bahkan gempa bumi.

Para penganut teori konspirasi bahkan mengatakan, tsunami Aceh 2004 yang merenggut lebih dari 200 ribu nyawa terjadi dua minggu sebelum supermoon 2005. Begitu juga dengan bencana angin siklon Tracy yang menyapu Darwin Australia di tahun 1974.

Benarkah supermoon akan membawa bencana bagi bumi?

"Kabar menghebohkan itu tidak ilmiah, ada bumbu-bumbunya. Supermoon tidak berarti bencana," kata astronom Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin, kepada VIVAnews.com. 

Posisi bulan mendekati bumi, tambah dia, hanya akan berpengaruh pada efek pasang surut. "Rata-rata maksimal tergantung kondisi pantainya."

Dijelaskan Thomas, fenomena lunar perigee bukanlah hal yang istimewa. "Itu hanya posisi reguler. Orbit benda langit memang ada di jarak terdekat (perigee) dan terjauh (apogee)," tambah dia.

Namun, Thomas juga mengakui fenomena yang akan terjadi seminggu lagi itu tak biasa. "Istimewanya, kebetulan waktunya dekat dengan bulan purnama," kata Thomas. Dijelaskan pada 19 Maret, fenomena lunar perigee yang memiliki siklus sekitar 27,3 hari terjadi bersamaan dengan bulan purnama yang muncul tiap 29 hari.

Selama terjadi lunar perigee dan purnama, permukaan bulan akan tampak 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang dari bulan purnama.

Pendapat Thomas senada dengan para astronom lainnya. Pete Wheeler dari International Centre for Radio Astronomy juga membantah anggapan bahwa supermoon bakal membawa bencana. "Tak akan ada gempa bumi atau gunung meletus," kata dia seperti dimuat News.com.au, Jumat, 4 Maret 2011. "Kalau memang itu terjadi, itu sudah ditakdirkan."

Kata dia, saat itu bumi memang akan mengalami pasang lebih tinggi dan surut lebih rendah dari biasanya. "Tak ada yang perlu dikhawatirkan," tambah Wheeler.

Sementara itu, pakar bumi dan planet dari Adelaide University, Dr. Victor Gostin punya pendapat agak berbeda. Dia mengatakan, selama ini prediksi cuaca, gempa, gunung meletus, dan bencana alam lainnya berdasarkan konfigurasi planet tidak pernah akurat sepenuhnya. Namun, menurut dia dimungkinkan ada suatu korelasi antara gempa bumi berskala besar di dekat katulistiwa dan kondisi bulan. "Analoginya seperti pasang surut air laut, pergerakan bumi akibat gravitasi bulan bisa memicu gempa bumi."a

sumber;http://radarjambi.blogspot.com/2011/03/malam-ini-jarak-bumi-dan-bulan-paling.html

Rabu, 16 Maret 2011

Bila Laut Mati Terancam 'Tidak Mati' Lagi

SEGALA hal yang diasosiasikan dengan “mati” biasanya tidak disukai orang. Namun tidak dengan kata “mati” yang melekat pada sebuah tempat yang bernama Laut Mati. Malah, tempat ini menarik minat jutaan turis setiap tahun. Di samping itu, banyak penelitian telah dilakukan untuk mengungkap keunikan alamnya.

Namun, nama yang menyeramkan ini pun sebenarnya telah dihaluskan dari terjemahan bahasa Ibrani 'Yam ha Maved' yang berarti ‘Laut Pembunuh’, sedangkan dalam bahasa Arab namanya adalah 'Bahrul Mayyit' yang artinya yaahhh Laut Mati juga. Laut Mati biasa disebut dengan Laut Garam karena perairannya mengandung 33,7% garam (sekitar 8,6 kali lebih banyak dari kandungan garam di laut biasa). Laut Mati yang diapit oleh negara Israel dan Palestina (Tepi Barat) di sisi barat, dan Yordania di sisi timur merupakan wilayah yang paling rendah di dunia. Posisinya adalah 422 meter di bawah permukaan laut! Mau tahu tentang asal-usul dan fakta menarik tentang Laut Mati lainnya silahkan lanjut membaca.....

Asal-usul Laut Mati

Laut Mati sebenarnya bukanlah benar-benar laut, melainkan hanya sebuah danau saja. Disebut laut karena danau ‘Laut Mati’ berair asin dan memiliki wilayah yang luas: panjang 47 mil dan lebar 10 mil, dengan total luas permukaan sekitar 360 mil, sedangkan kedalaman laut mencapai 422 meter. Lalu mengapa namanya Laut Mati? Disebut demikian karena tidak ada ikan yang dapat hidup di Laut Mati karena keasinan airnya yang sangat tinggi. Jangankan hidup, berenang pun ikan akan sulit karena dia pasti akan terapung terus!

Asal-muasal terjadinya Laut Mati disebutkan dalam kitab suci Umat Islam dan Kristen. Disebutkan bahwa Nabi Luth diperintahkan Tuhan untuk memperingatkan kaumnya yang melegalkan perilaku homoseksual. Karena umat mengabaikan seruan Nabi Luth, maka Tuhan memerintahkan Nabi Luth untuk menyingkir dari kota Sodom dan Gomorah. Laknat Tuhan datang melalui sebuah gempa vulkanis yang diikuti letusan lava, kota-kota tersebut diruntuhkan, lalu dijungkirbalikkan masuk ke dalam Laut Mati.

Hasil penelitian ilmiah kontemporer menjelaskan, bencana itu dapat terjadi karena daerah Lembah Siddim, yang di dalamnya terdapat kota Sodom dan Gomorah, merupakan daerah patahan atau titik bertemunya dua lempengan kerak bumi yang bergerak berlawanan arah. Patahan itu berawal dari tepi Gunung Taurus, memanjang ke pantai selatan Laut Mati dan berlanjut melewati Gurun Arabia ke Teluk Aqaba dan terus melintasi Laut Merah, hingga berakhir di Afrika. Biasanya, bila dua lempengan kerak bumi ini bergeser di daerah patahan maka akan menimbulkan gempa bumi dahsyat yang diikuti dengan tsunami yang menyapu kawasan pesisir pantai. Juga biasa diikuti dengan letusan lava/lahar panas dari perut bumi.


Mengapa air Laut Mati sangat asin?
Pasokan air yang masuk ke Laut Mati hanya dari Sungai Yordan dan beberapa pegunungan di sekitarnya. Karena Laut Mati berada posisi yang rendah maka air yang diterima itu tidak bisa dialirkan kemana-mana. Satu-satunya jalan keluar air yaitu melalui proses penguapan ke udara saja. Itulah sebabnya air Laut Mati menjadi sangat asin karena air yang mengalami proses penguapan meninggalkan zat-zat mineralnya.

Keunikan Laut Mati
Anda tidak bisa berenang, tapi tidak ingin tenggelam saat mencebur ke dalam air? Itu bukan persoalan mustahil. Di Laut Mati, setiap orang yang mencebur diri tidak akan tenggelam walaupun di tempat yang dalam. Ini bisa terjadi karena Laut Mati memiliki kadar keasinan yang sangat tinggi. Namun banyak orang salah kaprah menyebut Laut Mati adalah perairan yang paling asin di dunia. Sebenarnya ada perairan lain yang kadar keasinan lebih tinggi (40%) yaitu Danau Assal di Djibuoti, Afrika.

Quote:
Laut Mati memiliki lumpur yang berkhasiat sebagai penghalus kulit. Selain itu, ada beberapa zat mineral berguna lain yang terkandung dalam Laut Mati yaitu:

* Sodium yang dapat meningkatkan permeabilitas yang sangat cocok untuk kulit kering.
* Magnesium dengan konsentrasi 15 kali lebih tinggi dibandingkan dengan laut lainnya. Magnesium membantu penyembuhan kulit dan menyediakan jaringan permukaan kulit dengan anti alergi dan penting untuk metabolisme sel.
* Potassium yang dapat meningkatkan oksidasi dan mengatur proses elektrikal otot dan sistem saraf serta membantu mengatur kelembaban di kulit.
* Bromida – konsentrasi bromida adalah 50 kali lebih tinggi dari garam biasa. Ini menyebabkan efek yang sangat santai, dan membantu secara alami perbaikan sel kulit.
* Bitumen yang ditemukan dalam jumlah sedikit dan dapat bertindak sebagai zat anti-inflammatory.
* Iodin yang berperan penting pada pembentukan hormon tiroksin, dan juga penting untuk energi dan metabolisme sel.
* Kalsium penting sebagai pertahanan membran sel dan pembersihan pori-pori, yang dibutuhkan juga untuk perbaikan jaringan dibawah kulit.
* Zink yang memainkan peranan dalam regulasi enzim.
* Lumpur Laut Mati membantu kulit kering dengan mengganti elektrolit yang hilang, bisa mengobati beberapa masalah dermatologi seperti eksim, jerawat, rematik, sakit sendi, dan masalah sirkulasi dan saraf. Garam Laut Mati juga bisa bertindak sebagai desinfektan yang bisa mengeluarkan zat berbahaya dari kulit.


Mendangkal dan terancam tidak “mati” lagi
Saat ini, perairan Laut Mati mulai menyusut. Sejak tahun 1960an airnya sudah susut lebih dari 10 meter, sehingga dikhawatirkan Laut Mati terus mengalami pendangkalan. Susutnya air Laut Mati selain disebabkan oleh penguapan, juga akibat adanya proyek-proyek menyangkut air yang dilakukan oleh pemerintah Israel maupun Yordania.

Jika perairannya terus menerus surut, maka rencananya pada tahun 2017 nanti Laut Mati akan dihubungkan ke Laut Merah dengan sebuah bendungan yang bisa mengatur volume air. Kalau itu terjadi, maka kadar garam Laut Mati akan menurun dan menjadi normal sama dengan kadar garam laut biasa. Jika demikian Laut Mati mungkin tidak akan “mati” lagi karena ikan-ikan dan biota lain sudah bisa hidup di dalamnya.