Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Januari 2010

Doa Dalam Sebuah Cerita


Ini blog Pertama saya di cybermq. Sejak saya join di cybermq saya hanya sebagai pembaca artikel-artikel dari blog-blog di cybermq. Hari ini saya ingin mencoba memposting cerita saya sendiri. Cerita seorang pembaca cerita.
Tulisan saya tidak rapi saya masih bingung hal Pertama apa yang akan saya ceritakan.
Saat saya mengetik sekarangpun saya masih belum tau bagian mana yang akan saya jadikan awal dari posting Pertama saya. Satu kata yang ingin saya jadikan bahan postingan saya. Mungkin tidak begitu menarik dan sudah sangat umum kita dengar. Saya ingin bercerita tentang satu kata ini saja. Kata itu adalah DOA… the power of DOA……………..
Tiga huruf untuk satu kata ini adalah kekuatan bagi saya. Temen-temen kantor selalu mengatakan “percaya tak percaya” untuk tiap hal yang mereka akan utarakan dan meyakinkan suatu hal.…. Tapi bagi saya kata DOA adalah kata yang saya percaya… “this is the magical world and powerful”
Seperti dalam film-film fairy…. Saat sang peri mengeluarkan kata2nya maka akan terwujudlah keinginan…. Itulah doa bagi saya….Allah akan mengabulkan saandainya kita mengungkapkannya….
Berawal dari karir saya yang jatuh bangun. saya tamatan sebuah politeknik di salah satu perguruan tinngi di Sumatra Barat. Saya bekerja di perusahaan plastik. Sejalan dengan waktu saya merasa perusahaan tidak memperhatikan kepentingan karyawan.kecenderungan perusahaan menggunakan system like and dislike maksudnya kalau bos suka kita boleh bertahan kerja tapi kalau bos tidak suka… ups sorry please… gooooo ….. tapi tetap ada satu hal menarik saya temukan di perusahaan ini saya menemukan teman-teman yang membuat saya selalu bersemangat untuk kekantor. Setiap pulang kerja ada hal-hal menarik seputar pekerjaan kantor yang kami bahas sambil minum kopi di salah satu coffe bean di kota kami........ (bersambung)



Blog Yang Menghina Agama Islam dan Nabi Muhammad SAW

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokaatuhu

Ada sebuah blog yang benar-benar tidak pantas untuk dibaca (berisi pelecehan terhadap agama Islam dan Nabi Muhammad shallallaahu ‘alaihi wasallam).Bapak Ibu kaum muslimin wal muslimat yang di rahmati Alloh silahkan buka blog yang menghina ajaran Islam di :

Berita Muslim Sahih

atau:

http://beritamuslim.wordpress.com

Banyak artikel yang menghina ajaran Islam dan Nabi Muhammad SAW

Oleh karena itu, mari kita melaporkannya agar blog itu di tutup dengan cara sebagai berikut :
Pertama buka alamat

http://en.wordpress.com/report-spam/

Lalu isi data-data yang diperlukan:… Lihat Selengkapnya

Your Email : email Anda

http://beritamuslim.wordpress.com


Why : isi dengan ” BLOG SPAMMING and that blog was insulting religion islam. “[/quote]

semakin banyak yang melapor semakin cepat blognya ditutup.
semoga kita terhindar dari hal2 yang bisa melemahkan iman kita dan semoga kita selalu ada dalam ridha dan lindungan-Nya…
Amin

Syukran. Jazakallah khoiran katsira. Allahu Akbar.
dikirim ulang dari grup Kajian Keilmuan bagi Aktivis dakwah
Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokaatuhu


Sumber:http://azzamudin.wordpress.com




Kisah Pohon Apel (Memahami cinta kasih seorang Ibu melalui sebuah cerita sederhana)

Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu.

Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya. Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih.

“Ayo ke sini bermain-main lagi denganku,” pinta pohon apel itu.

“Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi,” jawab anak lelaki itu.

“Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya.”

Pohon apel itu menyahut, “Duh, maaf aku pun tak punya uang……… tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu.”

Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita. Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi. Pohon apel itu kembali sedih.

Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel sangat senang melihatnya datang.

“Ayo bermain-main denganku lagi,” kata pohon apel.

“Aku tak punya waktu,” jawab anak lelaki itu.

“Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?” “Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah. Tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu,” kata pohon apel. Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira. Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat anak lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi. Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih.


Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel merasa sangat bersuka cita menyambutnya.

“Ayo bermain-main lagi deganku,” kata pohon apel. “Aku sedih,” kata anak lelaki itu. “Aku sudah tua dan ingin hidup tenang. Aku ingin pergi berlibur dan berlayar. Maukah kau memberi aku sebuah kapal untuk pesiar?”

“Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh memotong batang tubuhku dan menggunakannya untuk membuat kapal yang kau mau. Pergilah berlayar dan bersenang-senanglah.” Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat kapal yang diidamkannya. Ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemui pohon apel itu.

Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian. “Maaf anakku,” kata pohon apel itu. “Aku sudah tak memiliki buah apel lagi untukmu.” “Tak apa. Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk mengigit buah apelmu,” jawab anak lelaki itu.

“Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat,” kata pohon apel. “Sekarang, aku sudah terlalu tua untuk itu,” jawab anak lelaki itu. “Aku benar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang bisa aku berikan padamu. Yang tersisa hanyalah akar-akarku yang sudah tua dan sekarat ini,” kata pohon apel itu sambil menitikkan air mata. “Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang,” kata anak lelaki. “Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat. Aku sangat lelah setelah sekian lama meninggalkanmu.” “Oooh, bagus sekali.

Tahukah kau, akar-akar pohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan beristirahat. Mari, marilah berbaring di pelukan akar-akarku dan beristirahatlah dengan tenang.” Anak lelaki itu berbaring di pelukan akar-akar pohon. Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan air matanya.


Ini adalah cerita tentang kita semua. Pohon apel itu adalah orang tua kita. Ketika kita muda, kita senang bermain-main dengan ayah dan ibu kita. Ketika kita tumbuh besar, kita meninggalkan mereka, dan hanya datang ketika kita memerlukan sesuatu atau dalam kesulitan. Tak peduli apa pun, orang tua kita akan selalu ada di sana untuk memberikan apa yang bisa mereka berikan untuk membuat kita bahagia. Anda mungkin berpikir bahwa anak lelaki itu telah bertindak sangat kasar pada pohon itu, tetapi begitulah cara kita memperlakukan orang tua kita.

“Dan Rabb-mu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: ‘Wahai Rabb-ku, kasihilah mereka berdua, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku sewaktu kecil.”[QS.al Isra: 23-34]

Kami perintahkan kpd manusia supaya beruntuk baik kpd dua orang ibu bapaknya, ibu mengandung dgn susah payah, dan melahirkan dgn susah payah (pula). Mengandung sampai menyapih ialah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umur sampai empat puluh tahun, ia berdo’a “Ya Rabb-ku, tunjukilah aku untuk menysukuri nikmat Engkau yg telah Engkau berikan kpdku dan kpd kedua orang tuaku dan supaya aku dpt beruntuk amal yg shalih yg Engkau ridlai, berilah kebaikan kpdku dgn (memberi kebaikan) kpd anak cucuku. Sesungguh aku bertaubat kpd Engkau dan sesungguh aku termasuk orang-orang yg berserah diri” Al-Ahqaaf : 15

Sebarkan cerita ini untuk mencerahkan lebih banyak sahabat dan rekan. Dan, yang terpenting: cintailah orang tua kita. Sampaikan pada orang tua kita sekarang, betapa kita mencintainya; dan berterima kasih atas seluruh hidup yang telah dan akan diberikannya pada kita

Sumber:http://sejarahrasulullah.blogdetik.com

Jumat, 08 Januari 2010

Jenggot Nabi Harun ’alaihisalam Berwarna Dua

Nabi Musa a.s. telah diperintahkan oleh Allah s.w.t. supaya pergi ke bukit Sina untuk menerima wahyu. Semasa pemergian Nabi Musa, segala urusan telah diserahkan kepada saudaranya Nabi Harun a.s. Pemergian Nabi Musa mengambil masa selama 40 hari dan 40 malam.

Ketiadaan Nabi Musa a.s telah mengembirakan seorang musuh dalam selimut bernama Samiri. Dia telah memunafaat masa ini untuk menyesatkan kaum Nabi Musa yang selama ini telah bersusah payah membentuk dan memberi keimanan kepada mereka. Sewaktu Nabi Musa menyeberangi Laut Merah setelah pulang dari Mesir, kaki kuda yang ditunggangi oleh Nabi Musa telah tenggelam dalam pasir di tengah lautan yang kering itu. Dengan segala usaha yang dilakukan oleh Nabi Musa, kuda yang ditungganginya tetap tidak mahu meneruskan perjalanan untuk menyeberangi Laut Merah.

Kerana itu Allah telah mengutuskan malaikat Jibrail dengan menunggang kuda betina. Melihat lawan sejenisnya kuda yang ditunngangi oleh Nabi Musa telah mengejar kuda yang ditunggangi oleh Malaikat Jibrail. Samiri yang ikut serta dalam rombongan tersebut telah mengambil segenggam pasir bekas tapak kaki kuda yang ditunggangi oleh Jibrail dan disimpannya untuk dijadikan azimat.

Apabila tiba masa yang sesuai iaitu semasa Nabi Musa bersunyi di Bukit Sina, Samiri membuat patung seekor lembu daripada emas murni. Setelah siap, patung itu diisinya dengan pasir yang di ambil dari bekas tapak kaki kuda Jibrail. Dalam waktu yang singkat sahaja patung lembu tersebut dapat mengeluarkan suara. Melihat keadaan tersebut, umat Nabi Musa datang berduyun-duyun kepada Samiri. Samiri memimpin mereka menyembah patung lembu yang menakjubkan itu.

Nabi Harun sangat marah setelah melihat umatnya menyembah berhala, lalu berusaha mencegah umatnya daripada terus syirik kepada Allah bahkan umatnya mengancam Nabi Harun untuk membunuhnya jika Nabi Harun terus melarang mereka meyembah patung lembu tersebut. Nabi Harun tidak dapat berbuat apa-apa untuk melarang mereka daripada terus menyembah patung tersebut. Setelah kembali daripada Bukit Sina, Nabi Musa sangat marah kerana melihat umatnya telah murtad.

Nabi Harun telah di persalahkan dalam hal ini. Dalam keadaan marah yang tidak dapat dikawal Nabi Musa telah menarik janggut Nabi Harun menyebabkan janggut yang dipegang oleh Nabi Musa telah bertukar menjadi putih manakala janggut yang tidak terkena tangan Nabi Musa kekal berwarna hitam. Sejak itu janggut Nabi Harun mempunyai dua warna iaitu putih dan hitam.

Sumber:http://solihin87.cybermq.com

Kota Mekah Akan Dijadikan Kota Paling Maju di Dunia

Bersyukur karena Mekah ada di wilayahnya. Pemerintah Saudi bertekad menjadikan Mekah sebagai kota yang paling indah, sekaligus maju di dunia

Gubernur Mekah, Pangeran Khaled Al-Faisal menyatakan, dipandang perlu membuat Mekah menjadi salah satu kota yang paling indah, bersih, beradab, dan maju di dunia.

Ketika meresmikan ajang kompetisi pertama untuk memperindah kota Mekah di Hotel Park Hyatt di Jeddah, ia mengatakan bahwa pemimpin Saudi bertekad menjadikan Mekah sebagai salah satu kota yang paling maju dan indah di dunia.

Sejumlah seniman, konsul jenderal, pengusaha, pejabat pemerintah, dan awak media, menghadiri acara yang diselenggarakan oleh pemerintah kota Mekah tersebut.

"Strategi pembangunan kota Mekah telah menjadi jantung dari Rencana Pembangunan Lima Tahun Kerajaan," kata Pangeran Khaled, sebagaimana dikutip Arab News (5/1).

"Jika Mekah tidak berada di sini, maka wilayah ini tidak akan mendapatkan posisi penting dalam bidang politik dan kebudayaan dunia seperti (sekarang) ini," tambahnya.

Ia mengatakan bahwa semua inisiatif dan rencana pembangunan untuk Mekah berkaitan dengan keberadaan Ka'bah.

"Kami merasa terhormat (bisa) melayani Baitullah dan kami memiliki tanggung jawab untuk membangun Mekah dan memastikan adanya kedamaian dan keamanan bagi kenyamanan para peziarah yang datang dari seluruh penjuru dunia," katanya.

Ia memerintahkan semua pihak terkait untuk mengupayakan hal itu terwujud, termasuk seniman dan pengusaha agar memberikan andil menjadikan Mekah sebagai kota yang indah.

Walikota Mekah, Usamah Al-Bar, mengatakan bahwa persiapan penyelenggaraan kompetisi pertama memperindah kota Mekah, untuk mewujudkan rencana Mekah sebagai keunggulan dunia Islam. Proyeknya selama dua tahun.

Ia mengatakan, pemerintah kota ingin memastikan adanya peran serta dari sejumlah besar seniman yang berasal dari negara-negara Arab dan Islam untuk mengikuti kompetisi itu, seraya menambahkan bahwa ajang kompetisi tersebut akan dipublikasikan di media-media internasional.

Menjelaskan tentang tujuan dari kompetisi, Al-Bar mengatakan, untuk memperindah Mekah dengan menjadikannya museum bagi karya-karya besar Islam.

"Kompetisi itu juga menjadi sebuah kesempatan bagus bagi para seniman Muslim di seluruh dunia untuk menunjukkan keahlian mereka," kata walikota Mekah itu.

Ia mengatakan, kompetisi juga bertujuan menyebarkan seni dengan menunjukkan warisan-warisan karya seni Mekah. Para peserta juga bisa saling berbagi pengalaman dan keahlian.

Hadiah senilai 300.000 dollar akan diberikan kepada para pemenang, kata Taha Sabban, seorang artis yang terlibat sebagai panitia penyelenggara. Dan hasil karya para peserta akan dipamerkan di 12 lokasi di kota itu.

Sumber:http://www.hidayatullah.com


Rabu, 06 Januari 2010

Larangan Bercadar Mulai Menular ke AS

Larang mengenakan penutup muka yang diberlakukan sebuah perguruan tinggi di Massachussets AS, membuat komunitas Muslim dan organisasi HAM berang. Mereka menilai larangan itu melanggar hak asasi dan secara khusus ditujukan pada kaum muslimah yang mengenakan cadar.

College of Pharmacy and Health Sciences mulai tanggal 1 Januari kemarin menyatakan melarang mahasiswa atau siapa saja di kampus tersebut, mengenakan kain yang menutupi muka, termasuk cadar dan burka yang dikenakan muslimah. Menurut jubir perguruan tinggi itu, Michael Ratty, larangan tersebut diberlakukan untuk keperluan keselamatan dan diputuskan setelah melakukan penilaian periodik atas kebijakan keselamatan umum di perguruan-perguruan tinggi swasta.

"Larangan ini tidak ditujukan pada kelompok atau individu tertentu tapi berlaku untuk semua mahasiswa dan fakultas," dalih Ratty.

Tapi komunitas Muslim di AS mengecam kebijakan yang dinilai sebagai bentuk diskriminasi bagi muslimah yang meyakini bahwa mereka memang harus mengenakan cadar. "Saya tidak tahu dari mana datangnya. Yang bisa kami simpulkan, kebijakan itu dibuat dengan target khususnya kaum Muslimin," Jubir Council on American-Islamic Relations (CAIR), Ibrahim Cooper.

Bahkan direktur lembaga Security on Campus, Jonathan Kassa tidak setuju dengan kebijakan College of Pharmacy and Health Sciences yang memiliki beberapa kampus di AS antara lain di Boston, Worcester dan Manchester. Ia khawatir kebijakan itu akan mengorbankan hak asasi manusia atas nama keamanan.

Pengacara American Civil Liberties Union (ACLU) di Massachusetts, Sarah Wunsch juga mengecam kebijakan itu dan menegaskan bahwa kebijakan melarang kain penutup muka sebagai kebijakan yang ilegal. (ln/iol)

Sumber:http://www.eramuslim.com





Apa perbedaan antara Ahlussunnah Waljamaah dengan Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Rafidhah) Bagian I.

Banyak orang yang menyangka bahwa perbedaan antara Ahlussunnah Waljamaah dengan Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja’fariyah) dianggap sekedar dalam masalah khilafiyah Furu’iyah, seperti perbedaan antara NU dengan Muhammadiyah, antara Madzhab Safi’i dengan Madzhab Maliki.

Karenanya dengan adanya ribut-ribut masalah Sunni dengan Syiah, mereka berpendapat agar perbedaan pendapat tersebut tidak perlu dibesar-besarkan. Selanjutnya mereka berharap, apabila antara NU dengan Muhammadiyah sekarang bisa diadakan pendekatan-pendekatan demi Ukhuwah Islamiyah, lalu mengapa antara Syiah dan Sunni tidak dilakukan ?.

Oleh karena itu, disaat Muslimin bangun melawan serangan Syiah, mereka menjadi penonton dan tidak ikut berkiprah.

Apa yang mereka harapkan tersebut, tidak lain dikarenakan minimnya pengetahuan mereka mengenai aqidah Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja’fariyah). Sehingga apa yang mereka sampaikan hanya terbatas pada apa yang mereka ketahui.

Semua itu dikarenakan kurangnya informasi pada mereka, akan hakikat ajaran Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja’fariyah). Disamping kebiasaan berkomentar, sebelum memahami persoalan yang sebenarnya.

Sedangkan apa yang mereka kuasai, hanya bersumber dari tokoh-tokoh Syiah yang sering berkata bahwa perbedaan Sunni dengan Syiah seperti perbedaan antara Madzhab Maliki dengan Madzahab Syafi’i.

Padahal perbedaan antara Madzhab Maliki dengan Madzhab Syafi’i, hanya dalam masalah Furu’iyah saja. Sedang perbedaan antara Ahlussunnah Waljamaah dengan Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja’fariyah), maka perbedaan-perbedaannya disamping dalam Furuu’ juga dalam Ushuul.

Rukun Iman mereka berbeda dengan rukun Iman kita, rukun Islamnya juga berbeda, begitu pula kitab-kitab hadistnya juga berbeda, bahkan sesuai pengakuan sebagian besar ulama-ulama Syiah, bahwa Al-Qur�an mereka juga berbeda dengan Al-Qur�an kita (Ahlussunnah).

Apabila ada dari ulama mereka yang pura-pura (taqiyah) mengatakan bahwa Al-Qur�annya sama, maka dalam menafsirkan ayat-ayatnya sangat berbeda dan berlainan.

Sehingga tepatlah apabila ulama-ulama Ahlussunnah Waljamaah mengatakan : Bahwa Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja’fariyah) adalah satu agama tersendiri.

Melihat pentingnya persoalan tersebut, maka di bawah ini kami nukilkan sebagian dari perbedaan antara aqidah Ahlussunnah Waljamaah dengan aqidah Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja’fariyah).



1. Ahlussunnah : Rukun Islam kita ada 5 (lima)

a) Syahadatain

b) As-Sholah

c) As-Shoum

d) Az-Zakah

e) Al-Haj

Syiah : Rukun Islam Syiah juga ada 5 (lima) tapi berbeda:

a) As-Sholah

b) As-Shoum

c) Az-Zakah

d) Al-Haj

e) Al wilayah



2. Ahlussunnah : Rukun Iman ada 6 (enam) :

a) Iman kepada Allah

b) Iman kepada Malaikat-malaikat Nya

c) Iman kepada Kitab-kitab Nya

d) Iman kepada Rasul Nya

e) Iman kepada Yaumil Akhir / hari kiamat

f) Iman kepada Qadar, baik-buruknya dari Allah.

Syiah : Rukun Iman Syiah ada 5 (lima)*

a) At-Tauhid

b) An Nubuwwah

c) Al Imamah

d) Al Adlu

e) Al Ma’ad



3. Ahlussunnah : Dua kalimat syahadat

Syiah : Tiga kalimat syahadat, disamping Asyhadu an Laailaha illallah, wa asyhadu anna Muhammadan Rasulullah, masih ditambah dengan menyebut dua belas imam-imam mereka.



4. Ahlussunnah : Percaya kepada imam-imam tidak termasuk rukun iman. Adapun jumlah imam-imam Ahlussunnah tidak terbatas. Selalu timbul imam-imam, sampai hari kiamat.

Karenanya membatasi imam-imam hanya dua belas (12) atau jumlah tertentu, tidak dibenarkan.

Syiah : Percaya kepada dua belas imam-imam mereka, termasuk rukun iman. Karenanya orang-orang yang tidak beriman kepada dua belas imam-imam mereka (seperti orang-orang Sunni), maka menurut ajaran Syiah dianggap kafir dan akan masuk neraka.



5. Ahlussunnah : Khulafaurrosyidin yang diakui (sah) adalah :

a) Abu Bakar

b) Umar

c) Utsman

d) Ali Radhiallahu anhum

Syiah : Ketiga Khalifah (Abu Bakar, Umar, Utsman) tidak diakui oleh Syiah. Karena dianggap telah merampas kekhalifahan Ali bin Abi Thalib (padahal Imam Ali sendiri membai�at dan mengakui kekhalifahan mereka).


Sumber:http://sunni.cybermq.com